www.lakubos.com
Diberdayakan oleh Blogger.

About

Search

Memuat...

Obat Penyubur Tanaman Tradisional

Obat Penyubur kandungan Tanaman yang terbuat dari bahan herbal tentunya sangat baik, karena selain aman, juga tidak akan merusak struktur tanah.

Petani dan pecinta tanaman hias di kawasan Bogor kini dapat tersenyum lega setelah ditemukannya obat penyubur tanaman yang berkualitas tinggi oleh Jimmy alias Sujimin warga Kampung Nyalindung RT 02/05 Desa Sukamantri, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor.
Hormon perangsang tanaman yang pertama kali ditemukan di Indonesia ini terbuat dari bahan-bahan herbal sejenis daun sirih merah, madu dan bratawali yang diyakini mampu membuat berbagai jenis tanaman tumbuh subur dengan kualitas bunga dan buah yang bermutu tinggi dan mampu membuat batang, tunas, daun dan akar hingga mencapai panjang 1 cm selama kurun waktu 2X24 jam setelah disemprot dengan hormon perangsang tanaman tersebut.

Jimmy mengaku, penemuan hormon perangsang tanaman tersebut berawal ketika dirinya tengah mengadakan uji klinis berbagai jenis tanaman obat-obatan dirumahnya. Dari hasil uji klinis tersebut, secara tidak sengaja dirinya menemukan sejenis hormon yang mampu merangsang dan menyuburkan berbagai jenis tanaman setelah disemprot oleh cairan berbentuk lendir tersebut dalam jangka waktu 2X24 jam.

Hormon tersebut hanya dibuat dari campuran tanaman herbal, seperti daun sirih merah, madu dan bratawali tanpa dicampur zat kimia apapun juga. Meskipun bentuknya berupa lendir, namun hormon ini mampu menjadi pupuk yang multiguna bagi berbagai jenis tanaman, baik itu tanaman sayur mayur, tanaman hias, tanaman jenis buah-buahan maupun jenis palawija. “Keajaiban hormon ini bisa dibuktikan dalam waktu 2X24 jam setelah disemprotkan ke tanaman jenis apapun, aku Jimmy, alumni IAIN Salatiga, Rabu (20/2) di kediamannya.

Sampai saat ini belum ada instansi ilmu pengetahuan atau lembaga penelitian dari pemerintah yang telah meneliti hormon penemuannya tersebut, kata Jimmy, karena selama ini hormon perangsang dan penyubur tanaman itu hanya baru melalui uji klinis manual pihaknya saja.

Hingga saat ini saya baru melakukan uji klinis secara manual saja terhadap hormon perangsang dan penyubur tanaman tersebut, karena ada sejenis tanaman yang menjadi element penting sebagai biang hormon yang sampai saat ini tidak bisa saya umumkan kepada masyarakat ataupun ilmuwan. Tapi saya yakin kalau hormon ini halal dan tidak beracun karena bahan dasarnya terbuat dari bahan herbal, kata Jimmy kepada sejumlah wartawan

Apabila nanti hormon perangsang dan penyubur tanaman ini dijual belikan kepada warga, khususnya kepada petani, Jimmy berharap agar hormon ini dapat dijual dengan harga yang relatif murah. Karena target dirinya melakukan semua ini adalah untuk meningkatkan hasil pertanian para petani Indonesia yang saat ini tengah terpuruk akibat mahalnya pupuk dipasaran. Target saya adalah menjual hormon ini dengan harga Rp15 ribu /170 ml kepada para petani. Karena dari 170 ml hormon ini, apabila telah dicampur dengan air sebanyak 1 liter bisa digunakan untuk menyemprot tanaman dilahan seluas 1 hektar, jelasnya.

Dengan adanya penemuan hormon yang mampu merangsang dan menyuburkan berbagai jenis tanaman ini, pemerintah daerah dan pemerintah pusat diharapkan mau ikut membantu dirinya untuk lebih mengembangkan penemuannya ini. Karena menurutnya semua ini demi kepentingan peningkatan hasil pertanian di Indonesia yang saat ini telah kalah bersaing dengan hasil-hasil pertanian dengan bangsa-bangsa lainnya.

Karena terbentur dengan dana, makanya saat ini saya baru mampu memproduksi 1 kwintal hormon setiap minggunya. Padahal 1 ton hormon setiap minggu saya mampu untuk memproduksinya, “ terangnya.

Oleh karena itu Jimmy berharap pemerintah daerah dan pemerintah pusat mau membantu dalam mengembangkan hormon perangsang dan penyubur tanaman yang multiguna ini.(simon) [Sumber Tulisan


Demikian Postingan nGalesser kali ini tentang Obat Penyubur Tanaman Tradisional, semoga ada manfaatnya buat pembaca semua.
Ditulis oleh: nGalesser - Selasa, 26 Maret 2013