www.lakubos.com
Diberdayakan oleh Blogger.

About

Search

Tampilkan postingan dengan label Cerita Lucu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cerita Lucu. Tampilkan semua postingan
Minggu, 05 Mei 2013

Tiga Mayat Mati Tersenyum

Alkisah ada tiga mayat di salah satu kamar mayat sebuah Rumah Sakit di New York. Ketiganya dari negara yang berbeda. Yang satu warga negara Amerika, satunya Belanda, dan yang satu lagi Afrika.

Anehnya ketiganya dalam kondisi "tersenyum"


Dengan penasaran si penjaga kamar mayat bertanya pada dokter yang mengantar ketiga jenazah tersebut.

Penjaga: "Dokter, mengapa si Amerika ini meninggal dalam kondisi tersenyum?"

Dokter: "Oh, dia kena serangan jantung ketika sedang berselingkuh."

Penjaga: "Lalu kenapa dengan si Belanda?"

Dokter: "Dia kena serangan jantung karena terkejut ketika mendapat lotere jutaan dollar."

Penjaga: "Bagaimana cara si Afrika ini meninggal, dokter?"

Dokter: "Tersambar petir..."

Penjaga: "Lho?! Tapi kenapa dia tersenyum?"

Dokter: "Ooh... sebab kilatnya dia sangka sinar blitz, jadi dia pikir dia lagi difoto!"

[Sumber Tulisan] http://humorsegar-lucu-ketawa.blogspot.com/
Unknown Cerita Lucu
Kamis, 02 Mei 2013

Tiga Orang Gila

Tiga orang gila baru kabur dari sebuah rumah sakit jiwa.

Aksi pelarian mereka terhenti ketika mereka sampai di tepi jurang yang tinggi.

 
 
Orang Gila 1 : "Wah teman-temang, lautan dibawah itu luas sekali! Oke deh. Aku loncat duluan ya, nanti kalian menyusul!". pesannya pada kedua temannya.

Weeeeess... gubrak!!!, orang gila itu langsung mati.
 

Orang Gila 2 : "Wah enak banget ya. Pasti dia sudah sampai duluan tuh! Oke deh, giliran aku ya! Sampe ketemu di rumah, sampai ketemu lagi!", ucapnya pada temannya.

Wesssss.... gdubruaaak!!!, jelas si orang gila tewas seketika..

Tinggal si orang gila ke 3 (terakhir). Nah dia ini terlihat bengong. Ngelamun. Dan dia tidak ngapa2in. Dia cuma duduk aja di tepi jurang sambil dia lihatin teman-temannya yg sudah koit di dasar jurang.

Ga lama seorang dokter di dampingi suster berlarian menghampiri dia....

Dokter : "Ugh. Akhirnya ketangkap juga! Wah, untung kamu tuh tidak ikutan terjun seperti ke-dua teman mu itu!
Kenapa tidak terjun? Kamu sudah sadar ya?", tanya dokter itu penasaran.

Orang Gila 3 : (tetap diam)
 
Dokter : "Bagus deh. Sekarang kamu sudah sadar! Ayo saya dan suster antar pulang ke rumah kamu!", kata dokter sambil menuntunnya ke dalam mobil.

Sampai di rumah, dokter itu sedikit penasaran dan dia coba tanya sekali lagi...

Dokter : "Dokter boleh tahu. Apa sih yang membuat kamu tuh sadar?", tanyanya...

Orang Gila 3 : "Asal dokter tahu ya. Saya tuh takut air!
Unknown Cerita Lucu
Selasa, 23 April 2013

Cerita Lucu Nyontek di Kelas

Setelah ujian nasional berakhir, Orang tua Tono dipanggil oleh Kepala Sekolah, Karena si Tono dicurigai telah mencontek jawaban si Tini


Kepala Sekolah : “Pak tolong Tono dididik agar tidak suka mencontek saat ujian. Ini Tono mencontek jawaban si Tini”

Ortu Tono : “Anak saya itu pintar, ga pernah mencontek sama sekali, Mana buktinya, Bapak jangan mengada-ada”

Kepala Sekolah : “Ini buktinya, soal nomer 1, siapa pahlawan dari aceh? Tini menjawab Cut Nyak Dien dan Tono menjawab sama.”

Ortu Tono : “Ah itukan memang jawabannya yang sama”

Kepala Sekolah : “Tapi di soal nomor 2, Siapa yang membunuh Ken Arok? Tini menjawab “Tidak tahu” dan Tono menjawab “Apalagi gue, Nggak tau sama sekali”"

Ortu Tono : “#@#$%!@(“
Unknown Cerita Lucu
Selasa, 16 April 2013

Derita Seorang kakek

Orang tua memang rentan dengan yang namanya sakit penyakit. Begitu juga dengan yang dialami oleh Kakek Kinto. Dia pun sudah mengeluh dengan kondisi tubuhnya belakangan ini. Keluarganya pun menyarankan kakek untuk konsultasi dengan dokter. Lalu kakek pun pergi ditemani Kinto, cucunya ke rumah sakit.


Dokter  : “Selamat pagi, Kek.”

Kakek   : “Pagi, Dok.”

Dokter  : “Saki tapa, Kek?”

Kakek   : “Iya nih, Dok. Kakek sudah banyak sakitnya. Kakek benar-benar tersiksa dibuatnya.”

Dokter  : “Memang sakit apa saja yang diderita kakek?”

Kakek   : “Banyak, Dok.”

Dokter  : “Iya, Kek. Sakitnya apa saja?”

Kinto     : “Dokternya tanya sakitnya apa saja, Kek.”

Kakek   : “Iya, kakek tahu. Tapi kakek sedang coba mengingat.”

Dokter  : “Baik, Kek.”

Kakek   : “Kakek itu sakit kepala, sakit perut, sakit kaki, sakit telinga, sakit mata, asam urat, sembelit…. Duh, masih banyak lagi, Dok. Kakek cuma bisa ingat segitu.”

Dokter  : “Wah, omongan kakek benar. Sakit yang kakek derita memang banyak sekali. Lantas sakit apa yang tidak kakek derita ya?”

Kinto    : “Gigi!”

Kakek   : “Benar itu, Dok. Soalnya gigi saya sudah hampir habis.”

Dokter  : “???”

[Sumber Tulisan] http://gemintang.com/koleksi-cerita-lucu-humor/derita-seorang-kakek/
Unknown Cerita Lucu
Minggu, 14 April 2013

Joe Ingin Sekolah

Seorang bocah sangat ingin melanjutkan sekolah, tetapi orang tuanya tidak mempunyai uang untuk membiayai sekolahnya. Lagipula ibunya yang sedang sakit membutuhkan biaya untuk membeli obat. Akhirnya dia memutuskan untuk menulis surat kepada Tuhan :



    Kepada Yth

    Tuhan

    di Surga

    Tuhan yang baik, saya mau melanjutkan sekolah, tapi orang tua saya tidak punya uang. Ibu saya juga sedang sakit, mau beli obat.

    Tuhan saya butuh uang Rp 20.000 utk beli obat ibu, Rp 20.000 untuk membayar uang sekolah,Rp 10.000 untuk membayar uang seragam,dan uang buku Rp 10.000.

    Jadi semuanya Rp 60.000

    Terima kasih Tuhan, saya tunggu kiriman uangnya.

    Dari : Joe Taslim

Joe Taslim pun pergi ke kantor pos untuk mengirim suratnya.

Membaca tujuan surat tersebut, petugas kantor pos merasa iba melihat Joe Taslim, sehingga tidak tega mengembalikan suratnya. Bingung mau di kemanain surat itu, akhirnya petugas pos itu menyerahkannya ke kantor polisi terdekat.

Membaca isi surat itu, Komandan polisi merasa iba dan tergerak hatinya utk menceritakan hal tsb kepada anak buahnya. Walhasil, para polisi pun mengumpulkan dana utk di berikan ke Joe Taslim, tetapi dana yang terkumpul hanya Rp 55.000,-

Sang Komandan pun memasukan uang yang terkumpul ke dalam amplop, menuliskan keterangan : ” Dari Tuhan di Surga ” dan menyerahkan ke anak buahnya utk dikembalikan ke Joe Taslim.

Menerima uang tsb, Joe Taslim merasa sangat senang permintaannya terkabul, walaupun yang di terima hanya Rp 55.000,-.

Joe Taslim pun bergegas mengambil kertas dan pensil, dan mulai menulis surat lagi :

    TERIMA KASIH TUHAN, TAPI LAIN KALI KALO MAU KIRIM UANG, JANGAN LEWAT POLISI, KARENA KALO LEWAT POLISI DI POTONG RP 5.000,-

[Sumber Tulisan] http://www.kataberita.com/humor/cerita-lucu.htm
Unknown Cerita Lucu
Kamis, 11 April 2013

Malam Pertama Sakit Gigi

Ada sepasang pengantin baru berada di kamar pengantin, di malam pertama. Pada tengah malam pertama itu, tiba-tiba isterinya mengerang, “Adui.. Sakitnya bang… ! Macam mana nkisah malam pertamai bang..?” Suaminya lantas menenangkan isterinya, “Jangan nangis Sayang.. Nanti emak ayah dengar.. Mereka mungkin belum tidur lagi tu..” Kebetulan bilik mertua hanya bersebelahan kamar tidur pengantin. 



Isterinya teresak-esak mengerang “… Sakitnya Bang” Tapi kerana tidak dapat menahan sakit, isterinya tambah kuat mengerang. Mahu tidak mahu, si suami pun berkata, kali ini kuat sedikit suaranya: “Sabar Sayang! Tahan saja.. Esok baru cabut.” Sejak dari tadi si mertua lelaki masih belum tidur. Dia memang terdengar anak perempuannya mengerang, tadi dia tidak peduli, biasalah malam pengantin, fikirnya. Tapi kali ini dia sudah hilang sabar. Dia bangun, pergi ke bilik sebelah lantas menendang pintu kamar pengantin. Dengan rasa geram si ayah mertua berteriak: “Ni apa kena ni? Tak faham ke? Anak aku boleh mati kalau besok baru kau nak cabut! CABUT SEKARANG JUGA!” … Terkejut besarlah kedua pengantin tu. Sambil tersipu-sipu pengantin perempuan pun berkata kepada ayahnya: “Abah, takkan sakit gigi pun boleh mati.. Lagipun manalah ada Klinik Gigi yang buka 24 jam?

[Sumber Tulisan] http://sugianto.pun.bz/sakit-gigi-cerita-humor-lucu.xhtml
Unknown Cerita Lucu
Sabtu, 06 April 2013

7 Kisah Lucu & Penuh Motivasi

7 Kisah Teladan Yang Lucu dan Penuh Motivasi


 
Berikut 7 Kisah Lucu Penuh Motivasi, yaitu :

1. Setelah makan malam, seorang ibu dan putrinya bersama-sama mencuci mangkuk dan piring, sedangkan ayah dan putranya menonton TV di ruang tamu. Mendadak, dari arah dapur terdengar suara piring yang pecah, kemudian sunyi senyap. Si putra memandang ke arah ayahnya dan berkata, “Pasti ibu yang memecahkan piring itu.” “Bagaimana kamu tahu?” kata si Ayah. “Karena tak terdengar suara dia memarahi orang lain,” sahut anaknya. Kita semua sudah terbiasa menggunakan standar yang berbeda melihat orang lain dan memandang diri sendiri, sehingga acapkali kita menuntut orang lain dengan serius, tetapi memperlakukan diri sendiri dengan penuh toleran.

2. Ada dua grup pariwisata yang pergi bertamasya ke pulau Yi Do di Jepang. Kondisi jalannya sangat buruk, sepanjang jalan terdapat banyak lubang. Salah satu pemandu berulang-ulang mengatakan keadaan jalannya rusak parah dan tak terawat. Sedangkan pemandu yang satunya lagi berbicara kepada para turisnya dengan nada puitis, “Yang kita lalui sekarang ini adalah jalan protokol ternama di Yi Do yang bernama jalan berdekik yang mempesona.” Walaupun keadaannya sama, namun pikiran yang berbeda akan menimbulkan sikap yang berbeda pula. Pikiran adalah suatu hal yang sangat menakjubkan, bagaimana berpikir, keputusan berada di tangan Anda.

3. Murid kelas 3 SD yang sama, mereka memiliki cita-cita yang sama pula yaitu menjadi badut. Guru dari Tiongkok pasti mencela, “Tidak mempunyai cita-cita yang luhur, anak yang tidak bisa dibina!” Sedangkan guru dari Barat akan bilang, “Semoga Anda membawakan kecerian bagi seluruh dunia!” Terkadang orang yang lebih tua, bukan hanya lebih banyak menuntut daripada memberi semangat, malahan sering membatasi definisi keberhasilan dengan arti yang sempit.

4. Istri sedang memasak di dapur. Suami yang berada di sampingnya mengoceh tak berkesudahan, “Pelan sedikit, hati-hati! Apinya terlalu besar. Ikannya cepat dibalik, minyaknya terlalu banyak!” Istrinya secara spontan menjawab, “Saya mengerti bagaimana cara memasak sayur.” Suaminya dengan tenang menjawab, “Saya hanya ingin dirimu mengerti bagaimana perasaan saya … saat saya sedang mengemudikan mobil, engkau yang berada disamping mengoceh tak ada hentinya." Belajar memberi kelonggaran kepada orang lain itu tidak sulit, asalkan Anda mau dengan serius berdiri di sudut dan pandangan orang lain melihat suatu masalah.

5. Sebuah bus yang penuh dengan muatan penumpang sedang melaju dengan cepat menelusuri jalanan yang menurun, ada seseorang yang mengejar bus ini dari belakang. Seorang penumpang mengeluarkan kepala keluar jendala bus dan berkata dengan orang yang mengejar bus, “Hai kawan! Sudahlah Anda tak mungkin bisa mengejar!” Orang tersebut menjawab, “Saya harus mengejarnya . . .” Dengan nafas tersenggal-senggal dia berkata, “Saya adalah pengemudi dari bus ini!” Ada sebagian orang harus berusaha keras dengan sangat serius, jika tidak demikian, maka akibatnya akan sangat tragis! Dan juga dikarenakan harus menghadapi dengan sekuat tenaga, maka kemampuan yang masih terpendam dan sifat-sifat khusus yang tidak diketahui oleh orang lain selama ini akan sepenuhnya muncul keluar.

6. Si A : “Tetangga yang yang baru pindah itu sungguh jahat, kemarin tengah malam dia datang ke rumah saya dan terus menerus menekan bel di rumah saya.” Si B : “Memang sungguh jahat! Adakah Anda segera melapor polisi?” Si A : “Tidak. Saya menganggap mereka orang gila, yang terus menerus meniup terompet kecil saya.” Semua kejadian pasti ada sebabnya, jika sebelumnya kita bisa melihat kekurangan kita sendiri, maka jawabannya pasti berbeda.

7. Zhang San sedang mengemudikan mobil berjalan di jalan pegunungan, ketika dengan santai menikmati pemandangan yang indah, mendadak dari arah depan datang sebuah truk barang. Si sopir truk membuka jendela dan berteriak dengan keras, “Babi!” Mendengar suara ini Zhang San menjadi emosi, dia juga membuka jendela memaki, “Kamu sendiri yang babi!” Baru saja selesai memaki, dia telah bertabrakan dengan gerombolan babi yang sedang menyeberangi jalan. Jangan salah tafsir maksud kebaikan dari orang lain, hal tersebut akan menyebabkan kerugian Anda, juga membuat orang lain terhina.

Unknown Cerita Lucu
Selasa, 02 April 2013

Nenek Sayang Cucu

Tini baru berumur dua setengah tahun, tapi cerewetnya bukan main.
Dan namanya saja anak kecil jadi kalau bicara juga ceplas ceplos (Maklum, Ibunya
dulu ngidam beo panggang ). Kadang-kadang ucapannya membuat malu ibunya seperti kalau sedang ada tamu Tini dengan santai bilang pada ibunya "Bu, Tini mau kencing" atau "Bu, Tini mau beAb .
Oleh sebab itu lah ibunya membuat istilah khusus untuk itu, yaitu kalau buang air
kecil harus bilang "Bu, Tini mau siul" dan kalau buang air besar, bilang "Bu, Tini mau nyanyi."Hal tersebut sangat diingat oleh Tini sehingga dia sendiri lupa apa kata asli dari dua hal itu.


Hal ini sudah berlanjut sampai lebih dari 2 bulan dan tidak pernah sekalipun Tini salah ucap. Dan si Ibu tidak pernah lagi dipermalukan oleh Tini di depan tamunya. Pada suatu waktu datanglah Nenek Tini dan berniat untuk menginap di rumah Tini dengan membawa oleh-oleh buah pepaya dari kampung. Namanya juga anak kecil yang sudah lama tidak ketemu sang nenek, maka Tini minta ijin pada ibunya untuk tidur bersama neneknya. Si ibu memperbolehkan sambil menasehati agar Tini tidak boleh ngompol, dan kalau sudah kepingin buang air harus bilang sama nenek supaya diantar ke kamar mandi.
Dengan gembira Tini langsung meng-iya-kan dan tidurlah si nenek dan cucunya. Mungkin karena terlalu banyak makan papaya pemberian si nenek, tengah malam Tini mulai merasakan perutnya mules. Karena ingat pesan ibu, maka Tini membangunkan neneknya yang sedang lelap tidur sambil berkata :
"Nek, nek. Tini mau nyanyi".
Dengan sabar si nenek menjawab :"Cu, ini sudah malam. Jangan nyanyi sekarang nanti tetangga pada bangun. Besok saja yaa..".
Tapi si Tini yang sudah mules berat memaksa neneknya untuk 'nyanyi' sekarang juga. Karena saking sayangnya pada si cucu, akhirnya si nenek setuju dan
katanya "Boleh nyanyi sekarang, tapi pelan-pelan aja nyanyi dikuping nenek."
wkwkwkwkwkwkwkwkwkwk

Unknown Cerita Lucu